PRABUMULIH — Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di depan Kantor Camat Cambai, Kelurahan Cambai, Kecamatan Cambai, Kota Prabumulih, sekitar pukul 09.45 WIB. Korban, Ruaidah yang akrab disapa Anop, sehari-hari bekerja sebagai petugas kebersihan di SDN 73 Cambai. Ia mengendarai sepeda listrik saat insiden terjadi.
Mobil Daihatsu Xenia berwarna merah metalik bernomor polisi BG 1890 VA yang dikemudikan Sunanto (62), warga Kelurahan Sidogede, Kecamatan Prabumulih Utara, melaju dari arah Prabumulih menuju Palembang. Di lokasi, pengemudi berusaha menyalip kendaraan Daihatsu Sigra di depannya.
Kasat Lantas Polres Prabumulih, AKP Hj Marlina, menjelaskan bahwa saat proses menyalip berlangsung, muncul sepeda motor Honda Scoopy putih dari arah berlawanan. Motor tersebut tiba-tiba berbelok ke kanan menuju Kantor Camat Cambai.
“Untuk menghindari benturan dengan sepeda motor tersebut, pengemudi Xenia diduga langsung membanting setir ke kiri,” ujar AKP Hj Marlina, Jumat (22/5/2026).
Akibat manuver mendadak itu, mobil keluar jalur dan menabrak sepeda listrik yang dikendarai Ruaidah. Korban mengalami luka berat berupa robekan di kepala, memar di wajah, serta patah tulang pada kedua tangan dan kedua kaki.
Dalam kondisi tidak sadarkan diri, Ruaidah dilarikan ke RSUD Kota Prabumulih untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, setelah menjalani perawatan, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Sementara itu, sopir Daihatsu Xenia dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.
Petugas Satlantas Polres Prabumulih langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengamankan kedua kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendalami peran pengendara sepeda motor Honda Scoopy putih yang disebut menjadi pemicu manuver mendadak tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai perkembangan penyidikan lebih lanjut.