PALEMBANG — Ratusan peserta seleksi penerimaan Taruna Akpol Tahun Anggaran 2026 menjalani serangkaian uji fisik ketat di Lapangan Atletik dan Aquatic Stadium Jakabaring Sport City, Palembang, baru-baru ini. Polda Sumatera Selatan menggelar Uji Kesamaptaan Jasmani dan Antropometri untuk menjaring calon perwira Polri yang profesional dan berintegritas.
Para peserta dihadapkan pada tiga kategori pengujian utama. Pertama, Jasmani A yang meliputi lari ketahanan (lari 12 menit). Kedua, Jasmani B yang terdiri dari pull up, sit up, push up, dan shuttle run. Ketiga, ujian renang serta pemeriksaan postur tubuh melalui tahapan antropometri.
Seluruh proses pengukuran menggunakan standar penilaian nasional untuk memastikan objektivitas hasil. Ketua Pelaksana Seleksi tingkat daerah, Kombes Pol. Sudrajad Hariwibowo, menyatakan proses ini dirancang untuk menjaring kandidat terbaik.
Untuk memastikan tidak ada kecurangan, panitia melibatkan pengawasan internal dan eksternal. Personel Divisi Propam Polri bertindak sebagai pengawas internal, sementara organisasi masyarakat Laskar Merah Putih turut mengawasi dari sisi eksternal.
Kehadiran dua lapis pengawas ini merupakan implementasi prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH) dalam sistem rekrutmen Polri. Direktur Samapta Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. M. Rendra Salipu juga melakukan pemantauan langsung sebagai koordinator pelaksanaan uji jasmani.
Polda Sumatera Selatan menegaskan seluruh rangkaian seleksi berjalan objektif dan bebas dari intervensi pihak tertentu. “Kami menjalankan proses rekrutmen ini secara profesional, bersih, dan transparan guna menjaring calon-calon pemimpin Polri masa depan yang tangguh secara fisik, mental, dan intelektual,” tegas Kombes Pol. Sudrajad Hariwibowo.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa institusi Polri berkomitmen menjaga kualitas rekrutmen calon perwira agar tetap profesional dan terpercaya di mata masyarakat. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi Polri yang Presisi, sejalan dengan visi nasional mencetak aparatur negara yang unggul.