Gubernur Herman Deru Perintahkan Pendataan Menyeluruh Penderita Celah Bibir di Sumsel, Targetkan 20 Pasien Jalani Operasi

Penulis: Ferdian Syah  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:27:01 WIB
Gubernur Herman Deru menginstruksikan pendataan menyeluruh penderita celah bibir di Sumatera Selatan.

PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meminta Dinas Kesehatan setempat segera menyisir dan mendata seluruh penderita celah bibir dan langit-langit di wilayah Sumsel. Langkah ini diambil agar tidak ada satu pun pasien yang terlewat dari akses layanan operasi.

“Perlu diinventarisasi dan disisir berapa banyak pasien di Sumsel. Jangan sampai ada yang terlewat,” kata Herman Deru saat menghadiri Bakti Sosial Operasi Celah Bibir dan Langit-Langit di RSKGM Sumsel, Jumat (22/5/2026).

20 Pasien dari Berbagai Daerah Siap Jalani Operasi

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Sumatera Selatan yang digelar melalui program CSR Bank Sumsel Babel (BSB). Dari total 30 pasien yang mendaftar, sebanyak 20 orang dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalani operasi.

Mereka terdiri dari 3 pasien dewasa, 11 balita, dan 6 bayi yang berasal dari berbagai daerah di Sumsel. Plt Direktur RSKGM Sumsel, drg. Novita Idayani, mengungkapkan bahwa kasus celah bibir dan langit-langit di Sumsel masih cukup tinggi dan menempati urutan kedua terbanyak di Indonesia.

“Pada bayi dan balita, kondisi ini menyebabkan kesulitan mengonsumsi ASI. Melalui operasi ini diharapkan kesehatan mereka meningkat dan peluang hidup mereka menjadi lebih baik,” jelas Novita.

Operasi Bukan Sekadar Tindakan Medis, Tapi Harapan Baru

Herman Deru menegaskan bahwa operasi celah bibir dan langit-langit bukan hanya soal prosedur medis. Menurutnya, tindakan ini membawa dampak besar bagi kualitas hidup penderita, terutama anak-anak.

“Operasi ini memberikan manfaat yang sangat besar. Selain memperbaiki fungsi bicara dan makan, juga dapat meningkatkan rasa percaya diri para pasien, terutama anak-anak,” ujar gubernur.

Ia menambahkan, data yang lengkap akan memudahkan pemerintah memastikan seluruh penderita mendapatkan layanan kesehatan yang layak. “Kalau datanya lengkap, kita bisa memastikan tidak ada penderita celah bibir dan langit-langit yang terlewat mendapatkan penanganan,” ungkapnya.

Bank Sumsel Babel Gelontorkan Rp234 Juta untuk Operasi Sosial

Direktur Operasional BSB, Festero Mohamad Papeko, menyampaikan bahwa pihaknya mengalokasikan bantuan sebesar Rp234 juta untuk mendukung pelaksanaan kegiatan sosial tersebut. Sebesar Rp220 juta di antaranya digunakan untuk operasional operasi bagi 20 pasien.

“Ini merupakan bentuk kepedulian Bank Sumsel Babel bersama para donatur terhadap kegiatan kemanusiaan dan pelayanan sosial kepada masyarakat,” ujar Festero.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Sumsel agar menghadirkan kegiatan nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Kegiatan yang dilakukan harus diketahui masyarakat. Sebab terkadang ketika kegiatan itu tidak dipublikasikan, pemerintah dianggap tidak bekerja,” tegasnya.

Reporter: Ferdian Syah
Sumber: mattanews.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top