PALEMBANG — Proses identifikasi forensik terhadap korban kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) yang bertabrakan dengan truk tangki bahan bakar minyak (BBM) di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, resmi tuntas. Kabid Dokkes Polda Sumsel AKBP Andrianto mengonfirmasi bahwa rekonsiliasi data antemortem dan postmortem rampung pada Sabtu pagi, memvalidasi identitas seluruh korban sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
Hasil laboratorium forensik yang diterima pada Jumat (22/5) pukul 18.00 WIB menjadi kunci penyelesaian kasus ini. Tim medis kemudian mencocokkan data dari keluarga dengan temuan di lapangan. Empat jenazah yang sempat menunggu konfirmasi akhirnya mendapat kepastian identitas.
Jenazah dengan nomor PM 062 teridentifikasi sebagai Sukarpi, laki-laki, yang merupakan anak biologis dari Marium. Sementara itu, jenazah PM 063 adalah Suwido Gurning, anak biologis dari Mona Lisa Siahaan. Dua jenazah lainnya, PM 064 dan PM 065, masing-masing teridentifikasi sebagai Sukono bin Supardi Nasution dan Karno bin Salim.
Proses identifikasi terhadap Karno bin Salim memiliki keunikan tersendiri. Petugas menggunakan sampel pembanding berupa peci milik korban untuk memastikan kecocokan data postmortem. Selain itu, jenazah Sukono bin Supardi Nasution disebut telah teridentifikasi secara medis lebih awal, namun saat proses administrasi berlangsung, jenazah tersebut belum diambil oleh pihak keluarga.
“Dari hasil laboratorium data postmortem ini, seluruh jenazah sudah teridentifikasi secara jelas karena terdapat kecocokan antara data antemortem dengan data postmortem,” kata AKBP Andrianto dalam konferensi pers di Palembang, Sabtu.
Dengan diterimanya hasil laboratorium DNA keempat jenazah tersebut, seluruh rangkaian identifikasi medis terhadap korban kecelakaan yang terjadi pada 6 Mei 2026 itu dinyatakan rampung. Polda Sumsel kini memproses administrasi akhir agar jenazah dapat segera diserahkan dan dimakamkan oleh masing-masing keluarga.
Kecelakaan maut di jalur Lintas Sumatera tersebut melibatkan bus ALS dan truk tangki BBM, menewaskan belasan orang dan menyisakan duka mendalam bagi para ahli waris.