PALEMBANG — Tiga perusahaan mitra APP Group yang menerima penghargaan dari Polda Sumsel adalah PT Bumi Mekar Hijau (BMH), PT Bumi Andalas Permai (BAP), dan PT Rimba Hutani Mas (RHM). Penghargaan diberikan langsung oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana di Palembang, Jumat.
Dalam keterangan tertulisnya, Wakapolda Rony menegaskan bahwa karhutla bukan sekadar soal api dan asap. Persoalan ini menyangkut keselamatan masyarakat, kesehatan publik, kelestarian lingkungan, hingga citra daerah dan bangsa.
“Penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi lintas sektor karena dampaknya sangat luas,” ujar Rony.
Direktur Utama PT Bumi Mekar Hijau, Khafid Sudrajat, menyebut penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak. Perusahaannya mengaku telah menerapkan pendekatan Integrated Fire Management (IFM) yang fokus pada empat pilar utama.
Keempat pilar itu adalah pencegahan, kesiapsiagaan, deteksi dini, dan respons cepat. Dalam aspek pencegahan, perusahaan menjalankan program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yang menggabungkan konservasi hutan dengan pemberdayaan sosial ekonomi warga di sekitar wilayah operasional.
“Kami mengoptimalkan sumber daya perusahaan untuk antisipasi karhutla. Penghargaan ini menjadi penyemangat,” kata Khafid.
Untuk mempercepat pengendalian titik api, perusahaan memanfaatkan teknologi pemantauan, patroli rutin, pos pantau, tim reaksi cepat, serta sarana pemadaman di kawasan rawan kebakaran. Langkah ini dinilai efektif mendeteksi hotspot sejak dini.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Soewarso mengapresiasi perusahaan anggota APHI di Sumsel yang aktif mendukung upaya pencegahan karhutla. Ia berjanji asosiasi akan terus mendorong upaya efektif dan berkelanjutan yang dilakukan perusahaan anggota.
“APHI akan terus mendukung berbagai upaya efektif dan berkelanjutan yang dilakukan perusahaan anggota dalam mencegah dan mengendalikan karhutla,” ujar Soewarso.
Wakapolda Rony menambahkan, sinergi antara pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung Program Asta Cita Presiden. Fokusnya menjaga stabilitas keamanan dan keberlanjutan lingkungan.
Jajaran kepolisian juga diminta memperkuat langkah antisipasi melalui pemantauan titik panas, patroli rutin di kawasan rawan kebakaran, serta edukasi persuasif kepada masyarakat. Khafid berharap sinergi ini terus diperkuat demi pengelolaan hutan produksi lestari sekaligus mencegah karhutla secara berkelanjutan.