PALEMBANG — Rangkaian Jambore UMKM Sumatera Selatan 2026 resmi berakhir, Sabtu (24/05/2026). Acara penutupan yang digelar di Citra Grand City Palembang ini diisi dengan pemberian penghargaan kepada pelaku UMKM, sponsor, dan peserta yang berkontribusi selama kegiatan berlangsung.
Ketua Umum Forum Kebersamaan Wirausaha Sumatera Selatan (Forkestas), Prof. Dr Sri Rahayu, mengungkapkan bahwa animo masyarakat tidak surut meski acara telah memasuki hari terakhir. Keramaian justru bertahan hingga momen penutupan.
“Alhamdulillah, meski acara secara resmi telah ditutup, masyarakat masih ramai berbelanja. Bahkan ada pengunjung yang datang dari luar daerah seperti Lampung, selain juga dari Palembang sendiri,” ujarnya dalam sambutan.
Jambore UMKM Sumsel 2026 menjadi pengalaman perdana dengan konsep yang berbeda. Bertepatan dengan ulang tahun ketiga Forkestas, panitia sengaja menghadirkan inovasi untuk memperkuat semangat kebersamaan para pelaku usaha.
“Kami mencari sesuatu yang berbeda. Kami melihat semangat kebersamaan dan kreativitas yang ada, lalu mencoba mengadopsi konsep yang dapat memperkuat semangat para pelaku usaha,” kata Sri Rahayu.
Tingginya antusiasme pengunjung menjadi catatan penting bagi penyelenggara. Sri Rahayu mendorong agar event serupa ke depan tidak hanya berlangsung beberapa hari, melainkan diperpanjang hingga satu minggu penuh.
“Harapan kami ke depan, kegiatan seperti ini dapat berlangsung hingga satu minggu dan menjadi agenda kalender tahunan. Kalau waktunya lebih panjang, dampaknya akan lebih terasa karena masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan untuk datang dan berinteraksi dengan pelaku UMKM,” katanya.
Forkestas berencana mengusulkan Jambore UMKM masuk dalam kalender kegiatan tahunan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Langkah ini diharapkan memberikan kepastian jadwal bagi pelaku UMKM dan pengunjung dari berbagai daerah.