Cetak Pemimpin Masa Depan, 400 Kandidat Dirut BUMN Digembleng 9 Bulan di Program Khusus Prabowo

Penulis: Khairul Anwar  •  Senin, 25 Mei 2026 | 11:53:43 WIB
Presiden Prabowo memberikan taklimat kepada 400 kandidat Dirut BUMN di Hambalang, Jawa Barat.

SUMATERA SELATAN — Program ini bukan sekadar pelatihan manajerial biasa. Para peserta akan ditempa di tiga tahap berbeda, mulai dari pembentukan karakter militeristik hingga magang langsung di kementerian dan perusahaan negara.

Dari Hambalang ke Danantara: Tiga Tahap Pembentukan

Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat langsung kepada para peserta di Hambalang, Jawa Barat, Minggu (24/5/2026). Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kualitas pemimpin masa depan akan menentukan kedaulatan bangsa.

Tahap pertama program berlangsung selama tiga bulan. Peserta akan menjalani pembentukan karakter dan penanaman disiplin tinggi. Baru setelah itu, mereka masuk ke tahap penguatan kapasitas manajerial dan pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan.

"Kedaulatan bangsa ditentukan oleh kualitas pemimpin masa depannya," demikian pesan yang disampaikan dalam program tersebut, seperti dikutip dari keterangan Sekretariat Kabinet.

Magang Langsung di Lapangan

Setelah enam bulan digembleng di kelas dan pusat pelatihan, peserta akan diterjunkan langsung ke dunia kerja. Dua bulan terakhir program diisi dengan magang di kementerian, lembaga, maupun lingkungan BUMN seperti Pertamina, PLN, Telkom, BRI, dan perusahaan pelat merah lainnya.

Pemerintah menyiapkan program ini sebagai jalur kaderisasi calon direksi dan komisaris BUMN. Tujuannya jelas: memastikan perusahaan negara tidak lagi dipimpin oleh figur dadakan yang tidak siap menghadapi tantangan industri.

Mengapa Program Ini Krusial?

Selama ini, pergantian direksi BUMN kerap menuai sorotan. Banyak pemimpin perusahaan negara yang dianggap kurang memiliki kapasitas teknis dan integritas. Program PFLP 2026 hadir sebagai jawaban atas kebutuhan regenerasi kepemimpinan yang profesional.

Dengan durasi sembilan bulan, peserta diharapkan tidak hanya paham teori manajemen. Mereka juga harus memiliki karakter kuat, loyalitas terhadap negara, dan kemampuan mengambil keputusan di situasi tekanan tinggi.

Ini adalah batch pertama dari program yang dirancang langsung oleh Presiden Prabowo. Jika berjalan sesuai rencana, dalam beberapa tahun ke depan, jajaran direksi BUMN akan diisi oleh lulusan program ini. Pertanyaannya, apakah mereka sanggup membawa perusahaan negara bersaing di level global?

Reporter: Khairul Anwar
Sumber: cnbcindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top