PRABUMULIH — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Prabumulih melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kota Prabumulih, membahas kesiapan kontingen untuk menghadapi Jambore Daerah (Jamda) IX Sumatera Selatan yang direncanakan berlangsung pada tahun 2026. Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memastikan delegasi dari kota tersebut dapat berpartisipasi secara maksimal.
Audienasi ini bukan sekadar seremoni. Kwarcab Prabumulih membutuhkan dukungan penuh dari legislatif, terutama dalam hal penganggaran dan fasilitasi logistik. Sebagai tuan rumah di tingkat kota, persiapan kontingen mencakup pelatihan anggota, pengadaan perlengkapan, serta transportasi menuju lokasi jambore.
Ketua DPRD Kota Prabumulih, dalam pertemuan tersebut, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh persiapan ini. Dukungan dari dewan dianggap krusial mengingat Jamda IX Sumsel merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan ribuan Pramuka dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Meskipun detail jumlah kontingen belum diumumkan secara resmi, Kwarcab Prabumulih menargetkan pengiriman anggota Pramuka dalam jumlah signifikan. Persiapan dini ini dilakukan agar para peserta tidak hanya hadir, tetapi mampu bersaing dan meraih prestasi di berbagai kegiatan jambore, mulai dari lomba keterampilan, bakti sosial, hingga kegiatan kepemimpinan.
Pertemuan dengan Ketua DPRD ini menjadi salah satu dari rangkaian persiapan yang akan dilakukan Kwarcab dalam beberapa bulan ke depan. Koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan instansi terkait lainnya juga akan segera digelar untuk menyatukan langkah.
Langkah Kwarcab Prabumulih ini menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan generasi muda yang tangguh dan berkarakter melalui kegiatan kepramukaan. Dukungan dari DPRD diharapkan dapat menjadi katalisator bagi suksesnya partisipasi kontingen Prabumulih di ajang Jamda IX Sumsel 2026.