Pencarian

Wagub Sumsel Cik Ujang Resmi Buka Festival Sriwijaya 2026, Targetkan Masuk 125 Event Nasional untuk Keenam Kalinya

Minggu, 17 Mei 2026 • 12:04:01 WIB
Wagub Sumsel Cik Ujang Resmi Buka Festival Sriwijaya 2026, Targetkan Masuk 125 Event Nasional untuk Keenam Kalinya
Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang membuka Festival Sriwijaya 2026 di Kompleks Dekranasda Palembang.

PALEMBANG — Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang membuka secara resmi Festival Sriwijaya 2026 di Kompleks Dekranasda Palembang, Jumat (15/5/2026). Ia mendorong masyarakat menjadikan festival ini sebagai ajang memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah dan warisan budaya Sumsel.

Menurut Cik Ujang, Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan besar yang pernah memiliki pengaruh kuat di kawasan Asia Tenggara. Ia mengingatkan agar generasi saat ini tidak sekadar tahu namanya, tetapi juga memahami bagaimana kejayaan itu dibangun.

Warisan Budaya Takbenda Diserahkan ke Lima Daerah

Momen pembukaan festival tahun ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Sumatera Selatan. Dalam kesempatan yang sama, pemerintah menyerahkan sertifikat Warisan Budaya Takbenda kepada lima daerah: Kota Palembang, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Kota Prabumulih, dan Kabupaten Musi Banyuasin.

“Kita tahu Sriwijaya adalah kerajaan besar, tetapi kita juga harus memahami bagaimana kejayaan itu dibangun agar masyarakat Sumatera Selatan bisa mencontoh semangat dan kemajuan yang pernah dicapai Kerajaan Sriwijaya,” ujar Cik Ujang dalam sambutannya.

Festival Berlangsung Tiga Hari, Padukan Seni dan UMKM

Festival Sriwijaya 2026 berlangsung selama tiga hari. Rangkaian acara meliputi pertunjukan seni dan budaya, pameran UMKM, seni tradisional, serta hiburan rakyat yang disambut antusias warga Palembang dan sekitarnya. Cik Ujang menilai festival ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Rudi Irawan, mengatakan festival dirancang untuk menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah dan budaya Sriwijaya agar tetap dikenal generasi muda. Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan minat kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara serta memperkuat citra Sumsel sebagai daerah kaya sejarah dan budaya.

“Festival Sriwijaya menjadi wadah untuk merawat budaya dan sejarah kejayaan Kerajaan Sriwijaya, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatera Selatan,” ujar Rudi.

Masuk Kalender Nasional untuk Keenam Kalinya

Sekretaris Deputi Kementerian Pariwisata Bidang Penyelenggaraan Event, Nova, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata melalui festival ini. Menurutnya, keberhasilan acara tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, dinas terkait, budayawan, komunitas, pihak swasta, hingga masyarakat.

Nova mengungkapkan bahwa Festival Sriwijaya kembali masuk dalam jajaran 125 acara pariwisata nasional untuk keenam kalinya. “Perkembangan pariwisata ini tentunya bukan hal yang mudah. Ini menunjukkan bahwa Festival Sriwijaya memiliki kekuatan karakter budaya, tata kelola penyelenggaraan yang baik, serta dampak nyata terhadap pengembangan ekonomi daerah,” ujarnya.

Cik Ujang berharap festival ini semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional sehingga mampu menarik wisatawan dan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata serta ekonomi kreatif di Sumatera Selatan.

Bagikan
Sumber: halosumsel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks