SUMATERA SELATAN — Dalam keterangannya kepada awak media, Minggu (14/6/2026), Said menyebutkan bahwa kawasan bersejarah tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fitur digital. Pengunjung nantinya dapat mengakses informasi perjalanan hidup dan perjuangan Bung Karno secara interaktif melalui perangkat yang disediakan.
Fitur Digital dan Akses WiFi Gratis
"Dengan izin wali kota tentunya, kita akan lengkapi dengan digital supaya anak-anak muda kita, Gen Z, kalau datang tinggal pencet untuk mengetahui napak tilas Bung Karno, perjuangan Bung Karno, sejarah Bung Karno, nanti akan kita lagi persiapkan," ujar Said.
Selain konten interaktif, Said juga memastikan bahwa akses internet berkecepatan tinggi atau WiFi gratis akan tersedia di area Istana Gebang. Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berkunjung untuk kebutuhan komunikasi dan informasi.
Event Rutin untuk Gen Z dan Milenial
Tidak hanya berhenti pada aspek digital, pengelola Istana Gebang ke depannya juga berencana menggelar acara rutin setiap tiga bulan sekali. Said menjelaskan bahwa event ini dirancang khusus untuk menjadi magnet bagi wisatawan muda.
"Akan ada event per tiga bulanan untuk menunjukkan ke publik, supaya Kota Blitar itu menjadi pusat wisata anak-anak, terutama anak-anak Gen Z, milenial yang kami harapkan, supaya lebih tahu lebih dalam tentang perjuangan Bung Karno," jelasnya.
Harapan Dukungan dari Pemerintah Kota Blitar
Said menekankan bahwa keberhasilan pengembangan Istana Gebang membutuhkan peran aktif dari Pemerintah Kota Blitar. Ia menyatakan keyakinannya bahwa Wali Kota Blitar akan memberikan perhatian khusus terhadap rencana ini.
"Harapan saya ya tentu ini kembali kepada Wali Kota Blitar. Saya yakin Pak Wali akan memberikan atensi khusus untuk pengembangannya ke depan. Walaupun kami tidak akan pernah meninggalkan pengembangan Istana Gebang Bung Karno," pungkasnya.
Istana Gebang sendiri merupakan salah satu situs bersejarah yang erat kaitannya dengan masa kecil dan remaja Soekarno. Dengan penambahan sentuhan digital dan agenda event berkala, diharapkan tempat ini tidak hanya menjadi destinasi wisata sejarah, tetapi juga pusat edukasi interaktif bagi generasi penerus bangsa.