Pencarian

Porsche Hentikan Taycan Sport Turismo dan Cross Turismo, Peminat Tak Cukup Banyak

Kamis, 18 Juni 2026 • 02:38:31 WIB
Porsche Hentikan Taycan Sport Turismo dan Cross Turismo, Peminat Tak Cukup Banyak
Porsche resmi menghentikan produksi Taycan Sport Turismo dan Cross Turismo mulai model tahun 2027.

SUMATERA SELATAN — Porsche secara resmi mengumumkan penghentian dua varian wagon dari lini Taycan, yaitu Sport Turismo dan Cross Turismo, untuk model tahun 2027. Juru bicara Porsche membenarkan kepada The Drive bahwa kedua model tersebut benar-benar dihapus dari jajaran produk terbaru. Keputusan ini diambil karena rendahnya angka penjualan di pasar global.

Nasib Wagonyang Sama dengan Panamera Sport Turismo

Ini bukan kali pertama Porsche memangkas model wagon dari lini produknya. Sebelumnya, Panamera Sport Turismo juga dihentikan pada 2023 karena alasan serupa. Ironisnya, di segmen yang sama, BMW M5 wagon dan Audi RS6 Avant justru mencatatkan penjualan di atas ekspektasi pabrikan di pasar Amerika Serikat.

Fenomena ini menunjukkan bahwa meskipun para kritikus dan jurnalis otomotif memuji performa serta kepraktisan wagon Porsche, jumlah pembeli di dunia nyata tidak sebanding dengan antusiasme yang muncul di media.

Pujian Kritikus Tak Cukup Selamatkan Taycan Wagon

Kedua varian wagon ini sempat mendapat ulasan positif dari berbagai media otomotif. Pada 2022, Pemimpin Redaksi The Drive, Kyle Cheromcha, menyebut Taycan GTS Sport Turismo sebagai "Porsche elektrik terbaik" saat itu. Ia menulis, "Haters who snub EVs for not having any soul need to get behind the wheel of a Taycan GTS." Sayangnya, ajakan itu tidak diikuti oleh cukup banyak konsumen.

Setahun kemudian, Editor Eksekutif Andrew Collins juga memuji Taycan Cross Turismo sebagai EV paling serbaguna. Namun, anjuran para jurnalis ini tidak mampu mendongkrak angka penjualan ke level yang diharapkan Porsche.

Fitur Gravel Road dan Posisi Unik yang Hilang

Taycan Cross Turismo sempat diperkenalkan pada 2021 dengan keunggulan fitur Gravel Roads driving mode, yang dirancang untuk melibas jalanan tidak rata. Varian ini menawarkan posisi berkendara lebih tinggi dan ruang bagasi lebih luas dibandingkan Taycan sedan biasa. Namun, keunikan itu tidak cukup menarik minat pembeli di tengah dominasi SUV di pasar mobil listrik global.

Dengan dihentikannya kedua varian ini, Porsche kini hanya menyisakan Taycan sedan sebagai satu-satunya pilihan model listrik murni di lini produknya. Keputusan ini sekaligus menutup babak bagi wagon listrik dari pabrikan asal Stuttgart tersebut.

Bagikan
Sumber: thedrive.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks