SUMATERA SELATAN — F1 kembali menghadirkan parade lap unik di Silverstone, Minggu (6/7). Setiap pembalap mendapat gokart berbahan 28.000 keping Lego. Konsep ini pertama kali dicoba di Grand Prix Miami tahun lalu dan memicu momen kocak saat para pembalap saling bertabrakan di kecepatan terbatas 25 km/jam.
Namun, tidak semua pembalap antusias. Verstappen menjadi suara paling vokal yang menolak ide tersebut. Dalam wawancara dengan stasiun televisi Belanda Viaplay, ia blak-blakan menyebut parade ini tidak sesuai dengan martabat ajang balap jet darat.
"Kami Bukan Anak-Anak yang Saling Menabrak"
"Saya lebih suka bermain Lego di rumah, bersama anak-anak. Bukan di atas gokart di sini, jujur saja," ujar Verstappen. Ia menambahkan bahwa dirinya lebih memilih format parade truk konvensional yang dinilai lebih profesional dan menyenangkan bagi penggemar.
"Pada akhirnya, kita adalah pembalap Formula 1. Saya pikir kita seharusnya tidak terlihat seperti anak-anak dan badut yang mencoba saling menabrak. Saya rasa bukan itu yang dibutuhkan Formula 1, tetapi begitulah adanya," tegas pembalap Belanda berusia 27 tahun itu.
Hamilton Juga Ogah, Tapi Akhirnya Ikut
Lewis Hamilton, juara dunia tujuh kali, sebelumnya mengindikasikan keengganannya untuk berpartisipasi saat ditanya pada hari Kamis. Belakangan terungkap bahwa penolakan Hamilton lebih didasari perselisihan di balik layar terkait pembayaran sponsor dan peningkatan beban komitmen media para pembalap. Meski demikian, ia akhirnya dipastikan tetap ambil bagian dalam parade lap Lego.
Sikap berbeda ditunjukkan juara bertahan Lando Norris yang justru menyatakan kegembiraannya mengikuti parade tersebut. Sejumlah pembalap lain juga terlihat menikmati momen unik di Miami tahun lalu.
Verstappen: Saya Hanya Akan Melambaikan Tangan
Menyoal potensi aksi saling tabrak yang sempat terjadi di Miami, Verstappen menegaskan tidak akan terlibat dalam kecurangan serupa. "Saya hanya melakukan putaran saya dan melambaikan tangan kepada para penggemar karena mereka pantas mendapatkannya, untuk melihat kami. Tetapi, tentu saja, dari sisi saya, saya ingin melihatnya sedikit berbeda," pungkasnya.
Parade lap Lego dijadwalkan berlangsung pukul 13:30 waktu setempat, satu setengah jam sebelum Grand Prix Inggris dimulai pada pukul 15:00. Ini menjadi ujian bagi F1 untuk menyeimbangkan antara hiburan interaktif bagi penggemar dan menjaga wibawa olahraga di mata para pembalap papan atas.