KAYUAGUNG — Prestasi ini diraih berkat sinergi antara PPID Utama dan PPID Pelaksana di seluruh perangkat daerah. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten OKI, Adi Yanto, menyebut capaian itu sebagai hasil kerja keras kolektif jajarannya. "Alhamdulillah, capaian juara 1 dengan nilai sempurna 100 menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Rabu (29/7).
Transformasi Digital dan AI Jadi Kunci Penilaian
Kegiatan yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan itu mengusung tema 'Transformasi Digital dan Penerapan Artificial Intelligence (AI) untuk Keterbukaan Informasi Publik yang Cepat, Akurat, dan Akuntabel'. Kepala Diskominfo Provinsi Sumsel, Rika Efianti, menekankan pentingnya adaptasi teknologi bagi PPID di era digital.
"Keterbukaan informasi publik harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Transformasi digital dan kecerdasan buatan dapat menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat," kata Rika dalam sambutannya.
Peran Strategis PPID sebagai Wajah Pemerintah
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumsel, Apriyadi, menegaskan bahwa PPID memiliki peran strategis sebagai representasi pemerintah di hadapan publik. Menurutnya, cara informasi dikelola dan disampaikan mencerminkan komitmen terhadap transparansi.
"Cara informasi publik dikelola dan disampaikan mencerminkan komitmen pemerintah terhadap transparansi dan keterbukaan," tegas Apriyadi saat menyerahkan penghargaan.
Komitmen Bupati Muchendi dan Wakil Bupati Supriyanto
Adi Yanto mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan penuh Bupati Muchendi Mahzareki dan Wakil Bupati Supriyanto. Keduanya, kata Adi, konsisten mendorong pemerintahan yang terbuka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat akan informasi.
"Prestasi ini merupakan wujud komitmen Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati dalam menghadirkan pemerintahan yang terbuka, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," jelas Adi.
Langkah Selanjutnya: Perkuat Tata Kelola dengan Teknologi Digital
Ke depan, Pemkab OKI berencana memperkuat tata kelola informasi publik melalui pemanfaatan teknologi digital, termasuk kecerdasan buatan. Adi menambahkan bahwa kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi kunci agar layanan informasi berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi warga.
"Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Kolaborasi seluruh OPD menjadi kunci dalam memastikan layanan informasi publik dapat berjalan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," pungkasnya.