PALEMBANG — Operasi pencarian terhadap Ardiansyah bin Sapari (10) memasuki hari kedua di perairan Sungai Selabung, OKU Selatan. Bocah tersebut terseret arus deras saat berenang sepulang sekolah bersama rekannya, Rahmat Kuncoro bin Satiro (10), yang nahasnya ditemukan tak bernyawa beberapa jam setelah kejadian.
Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin mengonfirmasi bahwa insiden bermula sekitar pukul 14.00 WIB. Kedua korban pergi bermain ke sungai bersama adik masing-masing, dan saat itulah mereka diduga kuat terseret arus.
"Melihat kejadian tersebut, kedua adik korban langsung berlari meminta bantuan kepada warga sekitar," kata Raymond di Palembang, Kamis (7/8/2026).
Kronologi Penemuan Korban Pertama
Warga setempat yang datang membantu sempat melakukan pencarian mandiri. Upaya mereka membuahkan hasil sekitar pukul 16.50 WIB, namun membawa kabar duka.
Rahmat Kuncoro berhasil ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Tim SAR Palembang baru menerima laporan resmi kejadian pada pukul 19.15 WIB dan langsung memberangkatkan satu tim penyelamat ke lokasi untuk bergabung dengan unsur SAR gabungan.
Bagaimana Tim SAR Melakukan Pencarian?
Dalam operasi yang melibatkan personel Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat setempat ini, tim gabungan menyisir permukaan air menggunakan perahu rafting. Radius pencarian mencapai 10 kilometer dari titik awal kejadian.
Petugas juga menyiapkan rencana penyelaman di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) jika kondisi arus dan jarak pandang memungkinkan. Raymond menegaskan jajarannya mengerahkan upaya maksimal dengan tetap memprioritaskan keselamatan personel di lapangan.
Imbauan untuk Orang Tua di Wilayah Perairan
Menanggapi peristiwa ini, Basarnas mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai. Para orang tua diminta memperketat pengawasan dan melarang anak-anak berenang tanpa pendampingan orang dewasa, terutama saat arus sedang deras.
Masyarakat yang mengetahui atau menghadapi situasi darurat yang mengancam keselamatan jiwa dapat segera menghubungi layanan Emergency Call Basarnas di nomor 115 yang beroperasi 24 jam.