SUMATERA SELATAN — KONI Banten memverifikasi persyaratan atlet dan kelayakan venue Porprov VII yang digelar di Tangerang Selatan pada 15-23 November 2026. Verifikasi menyusul kunjungan Panwasrah ke Tangsel, dengan 60 cabang olahraga dipertandingkan atau naik 15 cabang dari edisi sebelumnya.
Ketua Umum KONI Banten Agus Rasyid menyatakan pihaknya menugaskan Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) memeriksa kesiapan tuan rumah. Pemeriksaan menyentuh dua hal sekaligus: persyaratan peserta dan fasilitas pertandingan.
Kunjungan awal sudah dilakukan ke Tangerang Selatan. KONI Banten menyiapkan pemeriksaan lanjutan pada pekan ini untuk memastikan seluruh syarat terpenuhi sebelum kompetisi dibuka.
Verifikasi Ulang Tangsel Pekan Ini
Agus menyebut timnya akan turun langsung ke Tangsel untuk mengecek progres terkini. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.
"Minggu ini juga kita dari KONI Banten akan turun ke sana, akan mencoba memverifikasi kembali, sudah sejauh mana kesiapan di Tangerang Selatan," kata Agus di Serang, Rabu (21/10/2026).
Porprov VII mempertemukan kontingen dari delapan kabupaten dan kota di Banten. Tangerang Selatan bertindak sebagai tuan rumah tunggal sepanjang 15-23 November 2026.
Cabang Olahraga Bertambah dari 45 Menjadi 60
Jumlah cabang yang dipertandingkan naik signifikan dibanding Porprov VI 2022. Edisi kali ini memuat 60 cabang, atau bertambah 15 cabang dari sebelumnya.
"Perbedaan dengan Porprov ke-7 di Tangerang Selatan ini ada 60. Jadi lebih banyak di Tangerang Selatan," ujar Agus.
Penambahan cabang membuat beban verifikasi ikut membesar. Setiap cabang punya persyaratan peserta dan aturan teknis berbeda, sehingga KONI Banten tidak bisa memakai satu standar pemeriksaan untuk semua.
Technical Delegate Ditunjuk per Cabang
KONI Banten telah menerbitkan surat keputusan untuk technical delegate (TD) di masing-masing cabang olahraga. TD diambil dari pengurus provinsi cabang olahraga, bukan dari luar struktur.
Alasannya praktis: pengprov dianggap paling memahami aturan main, syarat atlet, dan nomor yang dipertandingkan. Dengan begitu, verifikasi teknis tidak perlu melewati banyak lapisan.
"Kita sudah SK-kan masing-masing TD, karena TD ini memang kita ambil dari masing-masing pengprov. Karena TD ini yang lebih menguasai tentang aturan main, persyaratan atlet, apa yang dipertandingkan," ujar Agus.
Yang Dipertaruhkan Jelang 15 November
Sisa waktu menuju pembukaan kompetisi menjadi penentu. Verifikasi atlet dan kelayakan venue harus tuntas sebelum pertandingan pertama bergulir, agar tidak ada kontingen yang kehilangan hak tampil akibat administrasi.
Bagi Tangerang Selatan, hasil pemeriksaan pekan ini menjadi ukuran kesiapan sebagai tuan rumah. Porprov VII jadi panggung pertama Tangsel menampung 60 cabang sekaligus, dengan delapan kontingen memperebutkan posisi di klasemen akhir.