Gubernur Sumsel Herman Deru Dorong Pemkab Lahat Bangun SDM dan Transparansi Data Tambang di HUT ke-157

Penulis: Syaiful Bahri  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 10:31:01 WIB
Gubernur Herman Deru menekankan pentingnya pengembangan SDM di Kabupaten Lahat pada HUT ke-157.

LAHAT — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengingatkan bahwa bonus demografi Indonesia Emas 2045 hanya akan teraih jika daerah serius menyiapkan kualitas manusianya sejak sekarang. Peringatan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lahat dalam rangka HUT ke-157 kabupaten tersebut, Rabu (20/5).

“Kabupaten Lahat memiliki masa depan yang menjanjikan dengan arah pembangunan yang semakin jelas,” ujar Herman Deru dalam pidatonya.

Disrupsi Teknologi Ancam Usaha Konvensional di Lahat

Herman Deru menyebut sektor usaha tradisional seperti wartel, warnet, hingga konter pulsa sudah mulai tergerus oleh layanan digital. Menurutnya, kondisi ini menjadi sinyal bahwa masyarakat harus beradaptasi dengan percepatan teknologi yang berpotensi mengurangi peran manusia di berbagai bidang usaha.

“19 tahun mendatang akan menjadi era generasi muda. Persiapan SDM harus dilakukan sejak sekarang,” tegasnya.

Data Tambang Batu Bara: Celah Transparansi yang Merugikan Daerah

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur dua periode itu menyoroti persoalan klasik di daerah penghasil sumber daya alam seperti Lahat. Ia menilai pemerintah daerah masih menghadapi kendala keterbukaan data terkait volume ekspor, kewajiban pasar domestik (DMO), hingga lifting produksi batu bara.

Menurut Herman Deru, ketidakjelasan data ini sangat memengaruhi perencanaan pendapatan asli daerah. “Pemerintah daerah harus memperkuat kerja sama dengan Badan Pusat Statistik agar kebijakan pembangunan dan belanja daerah benar-benar tepat sasaran,” pesannya.

Pembangunan Desa Jadi Prioritas, Bupati Bursah Siapkan Beasiswa

Bupati Lahat Bursah Zarnubi merespons arahan gubernur dengan menegaskan bahwa pembangunan di Lahat dimulai dari desa. “Karena desa itu pusat kemiskinan, maka pembangunan kita mulai dari desa agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat,” ujarnya.

Pemkab Lahat juga mengalokasikan perhatian khusus pada sektor pendidikan. Program beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang diterima di perguruan tinggi ternama akan didanai penuh hingga lulus. “Jika ada masyarakat yang diterima di perguruan tinggi ternama, maka akan kita bantu pendanaannya hingga selesai kuliah,” kata Bursah.

Efisiensi Anggaran Pusat vs Visi Daerah: Bupati Minta Sinkronisasi

Bursah juga menyoroti kebijakan efisiensi dan sentralisasi dari pemerintah pusat. Ia berharap kebijakan tersebut tidak menghambat visi pembangunan daerah dan tetap selaras dengan kebutuhan lokal.

Lahat sendiri merupakan salah satu kabupaten tertua di Sumatera Selatan, usianya bahkan lebih tua dari Provinsi Sumsel yang kini menginjak 80 tahun. Dari wilayah ini, sejumlah daerah otonomi baru lahir melalui proses pemekaran.

Herman Deru optimistis Kabupaten Lahat mampu terus berkembang dengan dukungan kondisi pemerintahan yang kondusif serta potensi geografis yang dimiliki, mulai dari kawasan pegunungan, lembah, hingga lahan produktif.

Reporter: Syaiful Bahri
Sumber: halosumsel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top