SUMATERA SELATAN — Avatar Entertainment resmi mengakuisisi hak adaptasi novel La Caza del Ejecutor karya jurnalis Spanyol Vicente Vallés untuk dijadikan serial televisi delapan episode. Perusahaan produksi yang berbasis di London dan Los Angeles itu menunjuk Borja Moreno serta Pablo Riquelme Cuartero sebagai penulis skenario, dengan pendiri Avatar, Larry Robinson, bertindak sebagai produser eksekutif.
Proyek ini masih dalam tahap awal pengembangan. Belum ada platform streaming atau jaringan televisi yang menempel pada serial tersebut, sehingga rumah distribusi finalnya belum bisa dipastikan.
Kabar akuisisi ini disampaikan langsung oleh Larry Robinson saat berbicara dengan Deadline di ajang MIPCOM, Cannes, Prancis. Menurutnya, kombinasi novel Vallés dan dua penulis skenario yang terlibat membuat proyek ini layak digarap serius.
Novel La Caza del Ejecutor mengikuti seorang agen CIA Amerika yang tampan berpasangan dengan agen rahasia Spanyol. Keduanya berkeliling dunia untuk mengidentifikasi dan menetralisir seorang pembunuh misterius yang memburu mata-mata Barat di berbagai negara.
Struktur cerita ini menggabungkan elemen aksi internasional dengan misteri identitas target. Formula semacam ini sudah terbukti laku di pasar serial televisi global, terutama untuk genre thriller mata-mata yang menargetkan penonton lintas negara.
Vicente Vallés bukan nama baru di dunia jurnalistik Spanyol. Ia adalah pembaca berita senior yang memandu program berita malam di broadcaster Antena 3. La Caza del Ejecutor merupakan novel keduanya.
Novel pertamanya, Operation Kazan, sempat dikembangkan di Universal Television. Ceritanya melibatkan kandidat presiden Amerika Serikat yang didukung Rusia. Moreno dan Cuartero juga sempat direkrut Universal untuk menggarap proyek tersebut.
Namun, Operation Kazan akhirnya masuk status turnaround, artinya hak produksinya dikembalikan ke pemilik asal setelah tidak dilanjutkan. Kondisi itu tidak menghalangi Vallés untuk kembali mencoba peruntungan di industri adaptasi layar lebar maupun televisi.
Avatar Entertainment tengah memperluas portofolio adaptasinya. Robinson menyebut proyek Vallés ini sebagai peluang mengembangkan serial thriller aksi kelas premium yang bisa tayang di berbagai wilayah dunia.
Sebelumnya, Avatar juga menandatangani perjanjian untuk hak adaptasi novel Out of the Darkness karya Katy Hogan, seri buku aksi Sam Pope karya Robert Enright yang masuk daftar bestseller, serta biografi Ernest Hemingway tulisan Mary Dearborn.
Novel Vallés sendiri diterbitkan oleh Editorial Espasa, bagian dari Grupo Planeta. Moreno dan Riquelme Cuartero berada di bawah manajemen Avatar, sementara Robinson dan Avatar diwakili agensi CAA.
Belum ada jadwal produksi, tanggal rilis, maupun nama pemain yang diumumkan. Tahap yang sudah pasti baru sebatas akuisisi hak, penunjukan penulis skenario, dan penunjukan produser eksekutif.
Untuk pasar Indonesia, serial bergenre mata-mata dengan latar perjalanan lintas negara biasanya menemukan tempat di platform streaming besar. Namun, tanpa nama platform yang terikat, proyek ini masih berstatus proyek terbuka yang mencari mitra distribusi.