Pencarian

Suhu Udara di Sumsel Capai 34 Derajat Celsius, BMKG Palembang Ingatkan Warga soal Risiko Dehidrasi

Jumat, 12 Juni 2026 • 15:10:31 WIB
Suhu Udara di Sumsel Capai 34 Derajat Celsius, BMKG Palembang Ingatkan Warga soal Risiko Dehidrasi
Suhu udara di Sumatera Selatan mencapai 34 derajat Celsius pada puncak siang hari.

PALEMBANG — Suhu udara maksimum di Sumatera Selatan dalam beberapa hari terakhir memang mencapai 34 derajat Celsius, tetapi BMKG menyebut angka itu masih wajar untuk musim kemarau. Sensasi panas yang dirasakan tubuh saat berada di luar ruangan, menurut BMKG, bisa jauh lebih tinggi dari angka tersebut.

Kepala Stasiun BMKG SMB II Palembang, Siswanto, menjelaskan bahwa suhu udara maksimum terjadi pada siang hingga sore hari. Kondisi ini akan terasa sangat panas saat warga beraktivitas di luar ruangan.

Mengapa Suhu Terasa Lebih Panas dari yang Terukur?

Siswanto mengungkapkan bahwa sensasi suhu yang dirasakan tubuh bisa mencapai nilai di atas 39 derajat Celsius. Perbedaan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor sekaligus.

"Suhu udara yang dirasakan tubuh bisa lebih panas dibandingkan suhu udara yang terukur karena adanya pengaruh kelembapan udara dan paparan sinar matahari langsung," ujar Siswanto, Kamis (11/6/2026).

Kelembapan udara yang rendah dan paparan sinar matahari langsung ke kulit membuat tubuh merasakan panas yang lebih ekstrem dari kondisi aktual. Inilah yang kerap mengecoh banyak orang.

Warga Diimbau Jangan Lengah, Risiko Dehidrasi Mengintai

BMKG meminta masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca dan iklim terkini. Selain itu, warga diminta hemat dalam penggunaan air bersih selama musim kemarau.

Siswanto secara khusus berpesan kepada warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan agar memperbanyak minum air putih. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko dehidrasi dan gejala infeksi saluran pernapasan.

"Gunakan tabir surya, topi atau kacamata hitam saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari untuk melindungi diri dari paparan sinar UV," pungkasnya.

Larangan Membakar Lahan di Tengah Cuaca Panas

Dalam kesempatan yang sama, BMKG juga mengingatkan para petani dan pelaku usaha perkebunan untuk tidak membakar lahan atau hutan. Kondisi cuaca panas dan kering saat ini membuat api sangat sulit dikendalikan apabila kebakaran terjadi.

"Dalam melakukan kegiatan aktivitas pertanian dan perkebunan, tidak membakar lahan atau hutan karena akan sangat sulit mengatasi apabila terjadi kebakaran tersebut," kata Siswanto.

Imbauan ini dikeluarkan mengingat Sumatera Selatan merupakan salah satu provinsi yang kerap dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau tiba.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks