PALEMBANG — Masyarakat Palembang yang hendak beraktivitas di luar ruangan pada Sabtu ini disarankan untuk tetap waspada. BMKG dalam siaran resminya memprakirakan wilayah ibu kota Provinsi Sumatera Selatan itu akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.
Prakiraan ini tidak hanya berlaku untuk Palembang. Sejumlah kota besar di Sumatera lainnya, seperti Medan, Padang, Tanjung Pinang, dan Pangkal Pinang, juga diperkirakan mengalami kondisi serupa, yakni hujan ringan hingga sedang.
Wilayah Lain di Sumatera Berpotensi Hujan Lebat
Berbeda dengan Palembang, dua kota di ujung selatan Pulau Sumatera justru harus mewaspadai cuaca ekstrem. “Sementara Bengkulu, Bandar Lampung, dan Banjarmasin, diprakirakan hujan lebat disertai kilat,” ujar Prakirawan BMKG Ina Indah dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah tersebut untuk tetap berhati-hati dan memantau perkembangan cuaca terkini melalui aplikasi Info BMKG atau akun media sosial resmi @infobmkg.
Faktor Laut dan Topografi yang Memicu Keragaman Cuaca
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, prediksi musim di Indonesia memiliki tingkat kompleksitas yang sangat tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh interaksi tiga faktor laut berskala besar serta karakteristik geografis lokal yang unik.
Ia menjabarkan, suhu muka laut perairan Indonesia mempengaruhi karakter musim satu hingga dua bulan ke depan. Sementara itu, Samudera Hindia dengan fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) memiliki pengaruh terhadap curah hujan, khususnya di bagian barat Indonesia.
“Serta Samudera Pasifik dengan El Nino dan La Nina yang mempengaruhi curah hujan dalam skala inter-tahunan,” kata Ardhasena.
Faktor-faktor ini menjadi semakin rumit ketika berinteraksi dengan kondisi geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan dan memiliki banyak bentangan pegunungan di bagian tengah pulau. Kondisi topografi tersebut menciptakan anomali iklim lokal yang sangat spesifik, seperti di pesisir barat Sumatera yang curah hujannya terpengaruh oleh Bukit Barisan.