PALEMBANG — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Palembang, Sumatera Selatan mencatat 20 rumah warga telah selesai dibedah dalam periode Januari hingga akhir Juli 2026. Capaian ini merupakan bagian dari program unggulan Baznas bersama Pemerintah Kota Palembang.
Ketua Baznas Palembang M Ridwan Nawawi menyampaikan bahwa realisasi tersebut berjalan sesuai rencana. "Sejak awal Januari 2026 hingga per hari ini sudah 20 rumah warga yang kami bedah," katanya di Palembang, Jumat.
Target 50 Rumah di Tahun 2026
Pihaknya menargetkan total 50 rumah warga dibedah secara gratis sepanjang tahun 2026. Program ini menyasar warga yang tinggal di rumah tidak layak huni di berbagai kelurahan di Kota Palembang.
Menurut Ridwan, bedah rumah menjadi salah satu instrumen Baznas dalam mendukung pemerintah mengentaskan kemiskinan dan menghapus kemiskinan ekstrem. Peran tersebut dijalankan melalui pengumpulan zakat mal dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Dana Berasal dari Zakat ASN dan BUMD
Pendanaan program ini juga dihimpun dari direktur utama seluruh badan usaha milik daerah (BUMD) Kota Palembang. Sumbernya berasal dari tambahan penghasilan pegawai (TPP) atau tunjangan kinerja sebesar 2,5 persen yang disetor ke Baznas.
Selain itu, sumber pendanaan Baznas berasal dari zakat, infak, dan sedekah Aparatur Sipil Negara (ASN) serta non-PNSD di lingkungan Pemkot Palembang.
Masih Banyak Rumah Tidak Layak Huni
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menilai program bedah rumah Baznas Palembang Peduli memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. "Saya kira program Baznas turut berbagi dan peduli sesama ini sangat bermanfaat," ujarnya.
Ke depan, masih cukup banyak rumah tidak layak huni di Kota Palembang yang direncanakan untuk diperbaiki. Namun, proses perbaikan rumah itu menyesuaikan dengan sumber pendanaan yang tersedia.