Pencarian

Karhutla Sumsel Makin Meluas, BNPB Kirim Tambahan 2 Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Api di OKI dan Banyuasin

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 13:13:31 WIB
Karhutla Sumsel Makin Meluas, BNPB Kirim Tambahan 2 Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Api di OKI dan Banyuasin
BNPB menambah dua helikopter water bombing untuk memperkuat pemadaman karhutla di Sumatera Selatan.

PALEMBANG — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merespons cepat permintaan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan menambah dua unit helikopter water bombing untuk memperkuat operasi pemadaman karhutla. Kepala Pelaksana BPBD Sumsel M Iqbal Alisyahbana mengonfirmasi tambahan armada tersebut pada Jumat (7/8/2026), di saat titik panas (hotspot) mengalami peningkatan signifikan akibat puncak kemarau.

Dengan tambahan ini, total armada water bombing yang bersiaga di Sumsel kini berjumlah tujuh unit. Sementara itu, dua unit pesawat tetap dikerahkan untuk melakukan patroli udara guna memantau titik api di wilayah rawan.

Fokus Pemadaman dari Udara ke Wilayah Gambut

Iqbal menjelaskan, penguatan armada udara ini difokuskan untuk menjangkau area karhutla yang akses daratnya sulit. Operasi pemadaman dari udara dinilai lebih efektif untuk mempercepat penanganan, terutama di lahan gambut yang api-nya sulit terlihat dari permukaan.

"Dengan tambahan ini diharapkan penanganan karhutla akan semakin masif dan bisa mempercepat, khususnya di daerah-daerah yang akses karhutlanya jauh. Termasuk pula penanganan karhutla oleh satgas darat akan kita maksimalkan," ujarnya dalam keterangan resmi.

Hujan Buatan Prioritas di OKI dan Banyuasin

Selain water bombing, pemerintah masih melanjutkan operasi modifikasi cuaca (OMC) atau hujan buatan untuk membasahi lahan kering. Namun, upaya ini terkendala kondisi atmosfer yang tidak mendukung dalam dua hari terakhir.

"Untuk 2 hari ini awan hujan sangat tipis, sehingga tidak terlalu berdampak signifikan untuk pembasahan lahan di Sumsel," jelas Iqbal.

Ia menambahkan, penyemaian garam dilakukan secara prioritas di daerah dengan hamparan gambut luas yang sedang terbakar, seperti Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Banyuasin. "OMC sudah kita sepakati dan diprioritaskan di daerah-daerah yang memiliki lahan gambut luas dan lokasi yang sekarang kebakaran," sambungnya.

El Nino Kian Menguat, Warga Diminta Tak Bakar Lahan

BPBD Sumsel mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, termasuk membakar sampah sembarangan yang bisa memicu api meluas. Peringatan ini disampaikan menyusul prediksi BMKG bahwa fenomena El Nino kian menguat dan musim kemarau diprediksi berlangsung hingga Oktober.

"Karhutla ini sebagian besar diakibatkan oleh ulah manusia. Baik penggunaan api yang tidak pada tempatnya, pembukaan lahan dengan cara dibakar, dan sebagainya. Seperti yang disampaikan BMKG, fenomena El Nino kini kian menguat dan kemarau berlangsung hingga Oktober, sehingga kita harus tetap berhati-hati," tukasnya.

Follow palembangtoday.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks