SUMATERA SELATAN — Sebuah keluhan etika diajukan oleh Citizens for Responsibility and Ethics in Washington (CREW) menyusul terungkapnya pembiayaan syuting acara "The Great American Road Trip" yang dibintangi Sean Duffy. Dalam gugatan tersebut, disebutkan bahwa perjalanan yang melibatkan istri dan anak-anak Duffy itu dibayar oleh sponsor korporat, bukan dari dana pajak.
Sponsor yang membiayai perjalanan tersebut antara lain Boeing, Shell, Toyota, United Airlines, dan Royal Caribbean. Kelima perusahaan ini merupakan entitas yang berada di bawah regulasi Departemen Perhubungan (DoT) dan beberapa di antaranya pernah mendapat sanksi atau audit dari lembaga tersebut.
Dana Perusahaan untuk Liburan Keluarga di Tengah Kenaikan Harga BBM
Juru bicara DoT membenarkan bahwa biaya bahan bakar, sewa kendaraan, akomodasi, dan aktivitas selama syuting ditanggung penuh oleh pihak sponsor. Duffy sendiri mengklaim tidak ada uang pajak yang digunakan untuk produksi acara tersebut, namun ia tidak membantah adanya penggunaan dana pemerintah untuk biaya transportasi bolak-balik dari lokasi syuting.
Proses syuting yang berlangsung selama tujuh bulan dengan jadwal satu hingga dua hari per sesi ini dinilai tidak efisien. Alih-alih melakukan perjalanan darat secara berkelanjutan seperti konsep acara road trip, Duffy justru terbang bolak-balik dari lokasi syuting, yang tentu menghasilkan emisi karbon lebih besar.
Kebijakan Energi yang Menekan Kantong Warga
Kasus ini menjadi perhatian publik karena terjadi saat Sean Duffy gencar mendorong kebijakan yang berujung pada kenaikan harga energi. Sejak menjabat, ia menandatangani memo yang bertujuan menaikkan biaya bahan bakar hingga US$23 miliar. Ia juga menolak menegakkan hukum terhadap pabrikan otomotif yang mencemari lingkungan, sebuah langkah yang merugikan produsen kendaraan ramah lingkungan hingga miliaran dolar.
Kebijakan kontroversial lainnya termasuk upaya yang dinilai membahayakan keselamatan pejalan kaki dan pengendara sepeda, di saat angka kematian pengguna jalan non-motor justru mencapai rekor tertinggi. Di luar DoT, berbagai lembaga pemerintah lainnya juga gencar mengeluarkan aturan yang menaikkan biaya energi, mulai dari EPA yang menaikkan harga bensin 76 sen per galon hingga kebijakan yang memaksa pembangkit listrik kotor tetap beroperasi.
Aturan Larangan Penerimaan Hadiah dan Konflik Kepentingan
CREW dalam gugatannya menegaskan bahwa aturan federal melarang pegawai eksekutif menerima barang berharga dari entitas yang memiliki keterkaitan dengan lembaganya. Perjalanan dinas pejabat harus dibiayai dana pajak untuk memastikan tidak ada kepentingan pribadi yang memengaruhi keputusan pemerintah.
Aturan etika juga melarang pejabat menggunakan posisinya untuk mendukung kegiatan pribadi atau produk komersial. Namun, Duffy justru tampil di jaringan televisi Fox, yang dimiliki oleh Rupert Murdoch, untuk mempromosikan acara yang dibintangi keluarganya tersebut.
Acara "The Great American Road Trip" dijadwalkan tayang dalam satu hingga dua pekan ke depan setelah tertunda berbulan-bulan di meja editing untuk mengatasi berbagai keluhan etika yang masuk.