PALEMBANG — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang menyalurkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp890,35 juta sepanjang semester I 2026. Bantuan ini menyasar masyarakat di wilayah operasional yang membentang dari Kota Palembang hingga Lubuklinggau.
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menyatakan penyaluran dana dilakukan secara bertahap melalui berbagai program bina lingkungan. Fokus utamanya adalah mendukung aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan di daerah setempat.
Bantuan Mengalir untuk Rumah Ibadah hingga Panti Disabilitas
Dana TJSL yang digelontorkan perusahaan pelat merah ini tidak hanya berbentuk uang tunai. Sebagian besar direalisasikan dalam bentuk pembangunan sarana dan prasarana peribadatan, serta dukungan langsung kepada pemerintah daerah, sekolah, dan lembaga kemasyarakatan.
Pada periode yang sama, KAI Divre III Palembang juga menyalurkan paket sembako dan bantuan hewan kurban saat Hari Raya Iduladha. Bantuan khusus turut diberikan kepada panti rehabilitasi penyandang disabilitas sensorik di wilayah Sumatera Selatan.
Komitmen ESG dan Dukungan terhadap Asta Cita
“Melalui program TJSL, KAI Divre III Palembang terus hadir sebagai perusahaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Bantuan yang kami salurkan merupakan wujud kepedulian perusahaan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan, memperkuat pembangunan sosial dan ekonomi serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan,” kata Aida di Palembang, Sabtu.
Pelaksanaan program ini disebut sejalan dengan upaya mendukung Asta Cita Pemerintah. Fokusnya pada pemerataan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas hidup, dan penguatan perekonomian daerah melalui berbagai program sosial.
Sinergi dengan Pemda dan Lembaga Pendidikan
Keberhasilan program TJSL ini tidak lepas dari sinergi antara KAI dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi sosial. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai perusahaan transportasi publik, KAI terus menjalankan program TJSL dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Hal ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Harapan untuk Masyarakat Sumatera Selatan
“Kami berharap program TJSL yang dijalankan KAI Divre III Palembang menjadi bukti bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya menghubungkan perjalanan masyarakat melalui layanan perkeretaapian, tetapi juga turut berperan aktif dalam menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan bagi kemajuan masyarakat Sumatera Selatan,” ujar Aida.
Ia menambahkan, berbagai program tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat saat ini. Lebih dari itu, program ini diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan sosial dan pelestarian lingkungan di masa mendatang.