PALEMBANG — Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sumatera Selatan resmi melantik pengurus baru untuk periode 2025–2030 di Aula STIFI Bhakti Pertiwi Palembang, Sabtu (1/8/2026). Pelantikan ini mencakup jajaran Dewan Pimpinan Daerah (DPD) APPSI di 11 kabupaten dan kota, Komisariat DPD APPSI Kota Palembang, serta pengurus Koperasi APPSI.
Ketua DPW APPSI Sumatera Selatan, Ishak Mekki, didampingi Sekretaris Jenderal Irwansyah Masri, B.Sc., menyebut konsolidasi organisasi ini menjadi momentum untuk mempertegas peran APPSI sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pasar dan meningkatkan kesejahteraan pedagang.
APPSI Akan Awasi Distribusi Beras dan Minyak Goreng Bersubsidi
Ishak menegaskan organisasinya tidak hanya menjadi wadah aspirasi pedagang, tetapi juga bertanggung jawab mengawal berbagai persoalan terkait aktivitas perdagangan rakyat. Salah satu fokus utamanya adalah pengawasan distribusi kebutuhan pokok bersubsidi agar tepat sasaran.
"Kalau terjadi kelangkaan beras subsidi atau minyak goreng subsidi, kita harus mempertanyakan penyebabnya. Tugas APPSI bukan hanya membantu pedagang, tetapi juga menjaga kondisi pasar agar tetap baik karena pasar merupakan roda ekonomi kerakyatan," ujar Ishak.
APPSI juga berkomitmen mengawal pendirian minimarket modern agar mematuhi regulasi yang berlaku. Langkah ini ditempuh untuk melindungi keberlangsungan usaha pedagang tradisional yang kian tertekan persaingan dengan ritel modern.
Data Harga Sembako Akan Disampaikan ke Wali Kota hingga Gubernur
Dalam waktu dekat, pengurus APPSI di daerah akan rutin memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di berbagai pasar. Hasil pemantauan tersebut nantinya disampaikan kepada pemerintah daerah, mulai dari wali kota, bupati, hingga gubernur, sebagai bahan evaluasi kebijakan stabilitas harga.
Ishak berharap pengurus yang baru dilantik benar-benar bekerja langsung di tengah masyarakat dan pedagang, bukan sekadar mengemban jabatan secara administratif. "Organisasi ini dibentuk untuk mengabdikan diri membantu pedagang, menjaga stabilitas pasar, serta memperjuangkan kesejahteraan mereka," tegasnya.
Revitalisasi Pasar Tradisional Jadi Agenda Utama yang Diperjuangkan
Ketua Harian DPP APPSI, Don Muzakir, mengungkapkan bahwa APPSI terus mendorong pemerintah merealisasikan program revitalisasi pasar tradisional pada tahun mendatang. Menurutnya, perbaikan fasilitas menjadi kunci agar pasar tradisional lebih layak, bersih, dan nyaman.
"Kami ingin pemerintah lebih fokus pada revitalisasi pasar agar kondisi pasar menjadi lebih layak, nyaman, bersih, dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern. Ini menjadi salah satu agenda yang akan terus kami perjuangkan," katanya.
Don menambahkan, hingga saat ini APPSI telah berhasil membentuk kepengurusan di 11 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Seluruh pengurus diminta aktif mengawal program pemerintah terkait ekonomi kerakyatan, termasuk akses pembiayaan bagi pedagang dan pengawasan distribusi minyak goreng bersubsidi.
Ben Rizal Pimpin DPD APPSI Kota Palembang
Dalam kesempatan yang sama, turut dilantik jajaran pengurus inti DPD APPSI Kota Palembang. Ben Rizal Dt Rajo Penghulu dipercaya sebagai Ketua, didampingi Nofriandi Tanjung, ST., MT., sebagai Sekretaris.
Melalui kepengurusan baru ini, APPSI optimistis mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mempercepat pembangunan pasar tradisional di Sumatera Selatan.