SUMATERA SELATAN — Laga yang berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi, Kamis malam (18/2/2026) berjalan berat bagi skuad asuhan Shin Tae-yong. Sepanjang 45 menit pertama, pertahanan Indonesia berkali-kali dibongkar lewat transisi cepat Vietnam, dan dua gol tercipta dari skema yang sama.
Dua Gol dari Serangan Balik yang Membongkar Lini Belakang
Vietnam membuka keunggulan di menit ke-23 melalui skema counter-attack. Umpan terobosan dari lini tengah berhasil menembus ruang kosong di sisi kanan pertahanan Indonesia sebelum diselesaikan menjadi gol oleh striker mereka.
Gol kedua datang di menit ke-38. Lagi-lagi, Vietnam memanfaatkan kecepatan pemain sayapnya. Bek Indonesia yang terlalu tinggi meninggalkan ruang di belakang, dan penyelesaian akhir yang tenang membuat kiper tak berkutik.
Statistik Babak Pertama: Penguasaan Bola Tak Berarti
Catatan awal menunjukkan Indonesia justru unggul penguasaan bola dengan angka sekitar 55 persen. Namun, efektivitas menjadi pembeda. Vietnam tercatat melepaskan lima tembakan tepat sasaran dari delapan percobaan, sementara Indonesia hanya mampu mencatat dua tembakan yang mengarah ke gawang.
Skema pressing tinggi yang coba diterapkan Garuda justru menjadi bumerang. Setiap kali bola hilang di tengah, Vietnam langsung melancarkan serangan vertikal yang membuat lini belakang Indonesia kerepotan.
Pekerjaan Rumah Berat di Babak Kedua
Tertinggal dua gol di kandang lawan membuat peluang Indonesia untuk lolos dari Grup A berada dalam ancaman serius. Tim asuhan Shin Tae-yong wajib mencetak minimal dua gol di babak kedua untuk menyelamatkan poin, sebuah misi yang terbilang sulit mengingat disiplin pertahanan Vietnam jarang goyah.
Pilihan taktik menunggu di babak kedua. Shin Tae-yong kemungkinan besar akan memasukkan pemain dengan kecepatan di lini depan untuk memanfaatkan ruang yang ditinggalkan Vietnam saat mereka cenderung bertahan lebih dalam.
Hasil akhir laga ini akan menentukan posisi Indonesia di klasemen sementara Grup A. Satu poin pun menjadi harga mati untuk menjaga asa melaju ke babak semifinal Piala AFF 2026.