Pencarian

LPS: Simpanan Korporasi di Atas Rp 5 Miliar Tumbuh 15,44%, Tertinggi di Tengah Tren Konservatif

Selasa, 04 Agustus 2026 • 10:05:01 WIB
LPS: Simpanan Korporasi di Atas Rp 5 Miliar Tumbuh 15,44%, Tertinggi di Tengah Tren Konservatif
Simpanan korporasi di atas Rp 5 miliar mencatat pertumbuhan tahunan tertinggi sebesar 15,44% per Juni 2024.

SUMATERA SELATAN — Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengungkapkan, secara keseluruhan pertumbuhan simpanan tahunan lintas kelompok masih terjaga di kisaran 0,78% hingga 15,44%. Data tersebut dipaparkan dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada Senin (3/8).

"Perlu kami sampaikan bahwa kinerja pertumbuhan simpanan masih terjaga. Untuk seluruh kelompok simpanan atau tiering, per Juni pertumbuhan tahunan simpanan lintas-kelompok tumbuh sekitar 0,78% sampai 15,44%," ujar Anggito.

Simpanan Korporasi Jadi Motor Utama, Dana Ritel Melambat

LPS mencatat kelompok simpanan di atas Rp 5 miliar tumbuh paling tinggi, didominasi oleh peningkatan dana milik korporasi. Kondisi ini berbanding terbalik dengan segmen menengah yang justru mencatat pertumbuhan paling rendah.

  • Simpanan Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar: tumbuh 0,78% (terendah)
  • Simpanan Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar: naik 2,67%
  • Simpanan Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar: meningkat 2,32%
  • Simpanan Rp 200 juta hingga Rp 500 juta: tumbuh 3,07%
  • Simpanan Rp 100 juta hingga Rp 200 juta: naik 4,2%

Menariknya, segmen ritel kecil justru menunjukkan ketahanan. Simpanan dengan saldo Rp 5 juta hingga Rp 10 juta mencatat pertumbuhan tertinggi di kelompok ritel, yakni 10,01%, disusul saldo di bawah Rp 5 juta yang tumbuh 7,36%.

46,5 Juta Warga Belum Punya Rekening

Di tengah tren pertumbuhan simpanan yang positif, LPS juga menyoroti masih tingginya jumlah penduduk yang belum tersentuh layanan perbankan. Tercatat 46,5 juta orang dari seluruh kelompok usia belum memiliki rekening.

Dari jumlah tersebut, sekitar 15,3 juta orang berada di kelompok usia produktif 15 hingga 70 tahun. LPS memproyeksikan angka ini akan menurun menjadi 13,5 juta orang pada akhir 2026 seiring dengan meningkatnya literasi keuangan dan perluasan akses perbankan digital.

Anggito menegaskan bahwa kemampuan masyarakat untuk menyimpan dana di perbankan masih terjaga. "Hal ini memberikan indikasi bahwa secara rerata agregat kemampuan menabung di semua kelompok masih terjaga lintas waktu," katanya.

Tren pertumbuhan simpanan korporasi yang tinggi ini menjadi sinyal likuiditas dunia usaha masih berlimpah. Namun, melambatnya pertumbuhan di segmen menengah patut menjadi perhatian bagi perbankan dalam menyusun strategi penghimpunan dana pihak ketiga ke depan.

Follow palembangtoday.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks