SUMATERA SELATAN — Hasil analisis BMKG menunjukkan episenter gempa terletak pada koordinat 5.73° LS; 110.21° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 108 kilometer arah barat laut Jepara, Jawa Tengah. Meski magnitudo awal tercatat 5,0, parameter terbaru yang dirilis BMKG menunjukkan kekuatan gempa terpantau M4,9.
Skala Getaran dan Wilayah Terdampak
Guncangan paling kuat dilaporkan terjadi di Jepara dan Demak dengan skala intensitas II-III MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti ada truk yang melintas di dekat lokasi.
Sementara itu, warga di Kabupaten Batang merasakan getaran dengan skala II MMI. Dalam skala tersebut, getaran dirasakan oleh sebagian orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Penyebab Gempa: Deformasi Lempeng Bumi
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menjelaskan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas deformasi dalam lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa ini memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas deformasi dalam lempeng," ujar Wijayanto dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat malam.
Monitoring Aftershock dan Potensi Tsunami
BMKG memastikan hasil pemodelan tsunami menunjukkan gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 21.20 WIB, pihaknya juga belum mendeteksi adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," demikian bunyi siaran pers BMKG. "Hingga pukul 21:20 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)," sambung keterangan tersebut.
Masyarakat di wilayah pesisir utara Jawa Tengah diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. BMKG juga mengingatkan agar warga memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa dan tidak mengalami kerusakan struktural akibat getaran malam ini.