Pencarian

Kemenag Sumsel dan BI Palembang Resmi Luncurkan Edukasi Kebanksentralan untuk Madrasah, Targetkan Siswa Melek QRIS dan Literasi Keuangan

Kamis, 13 Agustus 2026 • 16:00:01 WIB
Kemenag Sumsel dan BI Palembang Resmi Luncurkan Edukasi Kebanksentralan untuk Madrasah, Targetkan Siswa Melek QRIS dan Literasi Keuangan
Penandatanganan Berita Acara Kesepahaman Program Edukasi Kebanksentralan antara Kemenag Sumsel dan BI Sumsel di Palembang.

PALEMBANG — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan resmi memulai kolaborasi strategis melalui penandatanganan Berita Acara Kesepahaman Program Edukasi Kebanksentralan. Acara yang berlangsung di Ruang Serbaguna KPw Bank Indonesia Sumsel ini dihadiri langsung oleh Kepala Perwakilan BI Sumsel, Bambang Pramono, dan Kepala Kanwil Kemenag Sumsel, Syafitri Irwan.

Kerja sama ini menyasar jenjang pendidikan Madrasah Aliyah, Tsanawiyah, dan Ibtidaiyah di seluruh Sumatera Selatan. Selain edukasi kebanksentralan, sinergi ini juga mencakup penguatan literasi keuangan, digitalisasi pembayaran, hingga pengembangan inovasi pendidikan di lingkungan madrasah.

Materi Aplikatif: Dari Kantin Madrasah hingga QRIS

Bambang Pramono menegaskan bahwa pemahaman tentang kebijakan bank sentral tidak bisa hanya dimiliki oleh kalangan dewasa. Menurutnya, pengenalan sejak dini di lingkungan sekolah akan membuat para siswa lebih siap ketika terjun ke dunia perkantoran maupun dunia usaha.

"Kebijakan yang kami buat butuh dukungan dan pemahaman dari masyarakat. Mulai dari sekolah, mereka nanti akan masuk ke dunia nyata, baik dunia perkantoran maupun dunia usaha. Dengan sinergi edukasi melalui kick off program ini di jenjang Aliyah, Tsanawiyah, dan Ibtidaiyah, ini akan sangat membantu kami," ujar Bambang dalam sambutannya.

Materi pembelajaran yang disiapkan tidak hanya teoritis. BI Sumsel merancang kurikulum yang aplikatif, termasuk pemanfaatan transaksi digital QRIS di kantin madrasah, perlindungan konsumen, serta tata cara pengelolaan keuangan pribadi bagi pelajar.

Mengapa Edukasi Ini Penting bagi Siswa Madrasah?

Kehadiran program ini menjawab tantangan digitalisasi yang semakin masif di sektor keuangan. Siswa madrasah kini tidak hanya dituntut unggul dalam ilmu agama, tetapi juga harus memiliki kemampuan literasi finansial yang mumpuni agar tidak tertinggal dalam ekosistem ekonomi modern.

Melalui pendekatan yang dimulai dari kantin sekolah, para siswa diharapkan dapat mempraktikkan langsung transaksi non-tunai. Dengan begitu, pemahaman mereka tentang sistem pembayaran digital tidak sekadar teori di dalam kelas, melainkan menjadi kebiasaan sehari-hari.

Sinergi Lintas Instansi untuk Pendidikan Sumsel

Acara penandatanganan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat Kemenag Sumsel, di antaranya Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel Taufiq, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Elhiqni, serta Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kota Palembang. Kehadiran Kepala Madrasah Negeri se-Kota Palembang dalam acara tersebut menegaskan komitmen bersama untuk menyukseskan program ini di tingkat satuan pendidikan.

Kolaborasi antara regulator moneter dan institusi pendidikan ini menjadi langkah konkret dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Dengan sinergi yang telah terjalin, diharapkan mutu pendidikan di lingkungan madrasah Sumatera Selatan semakin meningkat, sekaligus melahirkan generasi yang cakap dalam mengelola keuangan di era digital.

Follow palembangtoday.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: poskita.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks