Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan menarik personel Manggala Agni dari Bangka dan Jambi untuk memperkuat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Langkah ini diambil menyusul terdeteksinya sumber asap besar yang menguat dan menyebar ke arah utara hingga Musi Banyuasin.
PANGKALPINANG — Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan mengerahkan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Manggala Agni dari Pulau Bangka dan Jambi untuk memperkuat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
"Kami menarik personel Manggala Agni di Bangka dan Jambi untuk diperbantukan mengendalikan karhutla di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan," kata Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kemenhut Ferdian Krisnanto di Pangkalpinang, Minggu.
Citra Satelit Deteksi Titik Panas yang Menguat di OKI
Pengerahan pasukan khusus ini merupakan respons atas hasil pantauan citra satelit yang menunjukkan eskalasi kebakaran signifikan. Sumber asap besar terdeteksi di OKI dan menguat, menyebar ke arah utara hingga menyatu dengan sumber asap di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang dampaknya turut dirasakan hingga Provinsi Jambi.
Ferdian menjelaskan, kondisi eskalasi tertinggi dan dampak terbesar saat ini memang berada di Sumatera Selatan. Karena itu, prioritas penanganan dipusatkan di wilayah tersebut.
Pasukan Khusus Garda Terdepan Penjaga Kelestarian Hutan
Personel Manggala Agni yang dikerahkan melalui skema BKO merupakan pasukan khusus pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Mereka disiagakan untuk menjaga kelestarian hutan, melindungi satwa liar, serta memastikan udara yang dihirup masyarakat tetap bersih.
Untuk wilayah Sumatera, saat ini tersedia 954 personel Manggala Agni. Konsentrasi penanganan karhutla terfokus di tiga provinsi, yakni Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.
BKO Tambahan Disiapkan dari Sumatera Utara
Di tengah penanganan di Sumsel, kebakaran juga terjadi di Riau dengan sumber asap besar berada di Kerumutan (Inhu). Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera tengah menyiapkan BKO tambahan dari Sumatera Utara untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran di Provinsi Riau tersebut.
Langkah ini menunjukkan kesiapsiagaan penuh dalam menghadapi kondisi darurat asap yang kerap melanda Pulau Sumatera pada musim kemarau.