Pencarian

Dinkes Pagar Alam Terjunkan Petugas Sanitasi ke 30 Rumah per Puskesmas, Warga Diimbau Pakai Masker

Rabu, 26 Agustus 2026 • 14:02:02 WIB
Dinkes Pagar Alam Terjunkan Petugas Sanitasi ke 30 Rumah per Puskesmas, Warga Diimbau Pakai Masker
Petugas sanitasi dari Dinas Kesehatan Kota Pagar Alam memeriksa kualitas udara di 30 rumah warga per puskesmas melalui kegiatan SKUDR.

PAGAR ALAM — Kepala Dinkes Kota Pagar Alam, Ali Akbar Fitriansah, menyatakan tenaga sanitasi lingkungan puskesmas tengah menjalankan SKUDR di rumah-rumah warga. Kegiatan ini bertujuan memotret kondisi udara di tempat tinggal masyarakat sekaligus mengukur potensi dampaknya terhadap kesehatan.

“Teman-teman tenaga sanitasi lingkungan puskesmas saat ini sedang melaksanakan SKUDR. Masing-masing puskesmas memeriksa 30 rumah tangga,” kata Ali Akbar.

Keterbatasan Alat Ukur Polusi Pembakaran

Pemeriksaan yang dilakukan petugas masih terbatas. Karena keterbatasan alat, pengukuran baru menjangkau parameter bakteriologis udara dan kebisingan.

Parameter SOx dan COx yang biasanya dikaitkan dengan polusi dari pembakaran belum bisa diukur. “Parameter yang diperiksa baru bakteriologis udara dan kebisingan,” imbuhnya.

Imbauan untuk Anak, Lansia, dan Ibu Hamil

Di tengah ketidakpastian sumber asap, Dinkes memilih langkah pencegahan. Warga diminta tidak menunggu sakit untuk memeriksakan diri.

Penggunaan masker saat beraktivitas di luar rumah dinilai menjadi langkah paling sederhana namun efektif, terutama bagi kelompok rentan. “Untuk masyarakat Kota Pagaralam, tetap menjaga kesehatan, memakai masker dan jangan sungkan mengikuti kegiatan cek kesehatan gratis yang dilaksanakan dari Dinas Kesehatan untuk mengontrol kesehatan secara individu,” kata Ali Akbar.

Imbauan itu ditujukan khususnya bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Warga yang mengalami keluhan pernapasan diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

Kondisi langit yang tampak samar ini bukan kabut pagi biasa, melainkan lapisan asap tipis yang menggantung dan mengurangi jarak pandang. Meski demikian, Dinkes belum menerima laporan warga yang mengalami gangguan kesehatan serius akibat kabut asap tersebut.

Follow palembangtoday.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarapublik.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks