PALEMBANG — Manajer Humas KAI Divre III Palembang Aida Suryanti menyebut kereta api berperan dalam mendukung konektivitas pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Data KAI Divre III mencatat penurunan jumlah wisman yang naik kereta selama tiga tahun terakhir.
Lima Stasiun, Kertapati Paling Ramai
Stasiun Kertapati di Kota Palembang menjadi pintu masuk utama dengan 618 wisman sepanjang Januari-September 2026. Stasiun Lubuk Linggau menyusul dengan 239 orang, disusul Stasiun Lahat 111 orang, Stasiun Prabumulih 79 orang, dan Stasiun Muara Enim 73 orang.
Sebaran itu menunjukkan peran transportasi publik dalam menghubungkan wisatawan dengan daerah yang punya daya tarik berbeda. Mulai dari wisata alam, sejarah dan budaya, hingga pusat aktivitas ekonomi.
Dari Air Terjun Temam hingga Pagar Alam
Kota Lubuk Linggau memiliki sejumlah destinasi andalan, seperti Air Terjun Temam, Bendungan Watervang, dan Museum Perjuangan Subkoss Garuda Sriwijaya. Kabupaten Lahat menjadi salah satu akses menuju Pagar Alam, Bukit Serelo, dan Air Terjun Curup Maung.
"Kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi untuk berpindah dari satu kota ke kota lainnya, tetapi juga menjadi penghubung wisatawan dengan beragam potensi destinasi di Sumbagsel," kata Aida di Palembang, Minggu.
7.219 Kunjungan Wisman ke Sumsel hingga Agustus 2026
Data Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan hingga Agustus 2026 mencatat 7.219 kunjungan wisatawan mancanegara ke provinsi ini. Kunjungan tersebut berpotensi memberi dampak ekonomi bagi warga lewat belanja wisata, akomodasi, kuliner, dan pembelian produk unggulan daerah.
"Ketika wisatawan menjangkau lebih banyak daerah, peluang ekonomi juga terbuka lebih luas bagi masyarakat. Karena itu, konektivitas transportasi yang baik menjadi bagian penting dalam mendukung pemerataan manfaat pariwisata dan memperkuat daya tarik destinasi di Sumbagsel," ujar Aida.
Dorong Pariwisata Berkelanjutan
Penggunaan kereta api sejalan dengan upaya mendorong pariwisata berkelanjutan. Sebagai moda transportasi massal, kereta berpotensi menghasilkan emisi per penumpang lebih rendah dibanding kendaraan pribadi, terutama saat tingkat keterisian penumpang optimal.
KAI Divre III Palembang terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat digitalisasi perjalanan, serta mendukung integrasi antarmoda agar perjalanan semakin mudah, nyaman, dan efisien. Aida berharap layanan kereta api semakin menjadi pilihan wisman untuk menjelajahi destinasi di Sumatera Bagian Selatan sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.