Pencarian

Strava Rilis Fitur Hiking Baru dengan Peta Permukaan Jalur dan Peringatan Keluar Rute

Minggu, 14 Juni 2026 • 03:39:31 WIB
Strava Rilis Fitur Hiking Baru dengan Peta Permukaan Jalur dan Peringatan Keluar Rute
Strava meluncurkan fitur hiking baru dengan peta permukaan jalur dan peringatan keluar rute.

SUMATERA SELATAN — Platform kebugaran sosial Strava terus memperkuat posisinya di segmen outdoor. Setelah sukses dengan fitur lari dan bersepeda, perusahaan yang berbasis di San Francisco ini kini menggarap serius aktivitas hiking. Langkah ini diambil setelah melihat pertumbuhan klub hiking di platform yang melonjak 5,8 kali lipat sepanjang 2025, berdasarkan laporan Year In Sport Strava.

Saat ini, Strava memiliki lebih dari 195 juta pengguna di 185 negara. Dengan basis sebesar itu, hiking menjadi salah satu area yang ingin diperkuat untuk mendorong interaksi sosial dan retensi pengguna.

Peta Baru dengan Data Permukaan dan Fasilitas Pendukung

Fitur utama dalam pembaruan ini adalah tampilan peta yang lebih informatif. Pengguna kini bisa melihat data permukaan jalur sebelum memulai pendakian. Informasi tambahan seperti titik awal pendakian, area piknik, dan lokasi perkemahan juga ditampilkan lebih jelas.

Bagi pengguna berlangganan, Strava menyediakan tiga fitur tambahan: Penemuan Rute, Pembuat Rute, dan Penyimpanan Rute. Fitur ini memungkinkan pengguna mencari jalur populer, membuat rute sendiri, melihat detail jarak serta ketinggian, lalu menyimpannya langsung di aplikasi.

Peringatan Keluar Rute dan Sinkronisasi Perangkat

Salah satu fitur yang paling berguna bagi pendaki pemula adalah Peringatan Keluar Rute. Saat pengguna menyimpang dari jalur yang sudah direncanakan, aplikasi akan mengirimkan notifikasi langsung. Ini membantu mencegah tersesat di medan yang asing.

Strava juga menambahkan navigasi rute di Apple Watch, sinkronisasi rute ke perangkat Garmin, Apple Watch, dan Coros, serta opsi Rute Offline untuk pengguna berlangganan. Dengan Rute Offline, pengguna tetap bisa mengakses peta dan jalur meski tidak ada sinyal seluler di gunung atau hutan.

Dampak bagi Pengguna Indonesia

Bagi komunitas pendaki di Indonesia, fitur ini bisa menjadi alat bantu navigasi yang lebih andal. Data permukaan jalur membantu memilih rute sesuai kemampuan fisik, sementara fitur penyimpanan offline berguna di area pegunungan yang minim sinyal. Namun, kelengkapan data jalur di Indonesia masih bergantung pada kontribusi pengguna lokal ke platform Strava.

Pembaruan ini sudah bisa diakses melalui pembaruan aplikasi Strava versi terbaru di iOS dan Android. Pengguna gratis tetap bisa menikmati peta dasar yang diperbarui, sementara fitur premium seperti Penemuan Rute dan Rute Offline hanya tersedia untuk pelanggan berbayar.

Bagikan
Sumber: nextren.grid.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks