SUMATERA SELATAN — Angka penjualan yang dirilis VAMA untuk Mei 2026 menjadi sinyal peringatan bagi pasar otomotif Vietnam. Dari total 53.359 unit yang terjual, anggota VAMA sendiri hanya menyumbang 29.935 kendaraan, turun 6% dari bulan sebelumnya. Sisa penjualan berasal dari Hyundai TC Motor (3.921 unit) dan mobil listrik VinFast (19.503 unit).
Yang menarik, data ini belum termasuk merek-merek impor seperti Mercedes-Benz, Audi, Jaguar Land Rover, Volvo, Nissan, MG, serta hampir selusin merek China yang baru masuk. Artinya, potensi penurunan pasar sebenarnya bisa lebih dalam dari angka yang dilaporkan.
Efek VinFast dan Toyota Paling Terasa
Jika ditelisik lebih dalam, beberapa merek seperti Hyundai, Ford, KIA, dan Honda justru mencatat pertumbuhan positif, meski tipis. Hyundai hanya naik 17 unit, KIA bertambah 43 unit, dan Honda meningkat 40 unit dibandingkan April 2026.
Namun, kenaikan kecil itu tidak mampu mengimbangi penurunan drastis dari dua pemain utama. Penjualan Toyota ambles 725 unit, Mitsubishi turun 328 unit, dan Mazda berkurang 22 unit. Pukulan paling telak datang dari VinFast yang penjualannya merosot 5.271 unit dalam sebulan.
Konsumen Menahan Diri di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Diskon besar yang ditawarkan pabrikan rupanya tidak cukup ampuh membujuk konsumen Vietnam. Situasi ekonomi global yang belum stabil membuat masyarakat berpikir dua kali untuk membeli barang bernilai tinggi seperti mobil.
Faktor lain yang ikut menekan adalah pengetatan batas pinjaman kredit kendaraan oleh bank dan lembaga keuangan. Belum lagi kabar akan diluncurkannya bahan bakar bensin E10 yang membuat sebagian calon pembeli memilih wait and see.
Banyak pelanggan yang sudah berniat membeli pun akhirnya menunda transaksi. Mereka menunggu model-model baru yang akan segera masuk pasar, seperti Geely Coolray, KIA Sportage, dan Hyundai Tucson. Strategi menunggu ini dianggap lebih menguntungkan agar tidak kebeli model yang sudah usang.
Kinerja Kumulatif Masih Positif, Tapi Tren Melambat
Meski bulan Mei suram, angka kumulatif lima bulan pertama 2026 justru menunjukkan peningkatan. Total penjualan mencapai 283.606 unit, naik 76.368 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dari jumlah tersebut, anggota VAMA mencatat 156.729 unit, tumbuh 2% year-on-year.
VinFast untuk sementara menjadi merek terlaris di Vietnam sepanjang Januari-Mei 2026 dengan total penjualan 97.961 unit. Namun, tren penurunan dua bulan berturut-turut menjadi pekerjaan rumah besar bagi seluruh pemangku kepentingan di industri otomotif Vietnam.