EMPAT LAWANG — Ribuan warga yang hadir dalam perayaan kemerdekaan di Kecamatan Tebing Tinggi tak hanya disuguhi hiburan rakyat, tetapi juga pesan penting tentang menjaga lingkungan. Personel Polsek Tebing Tinggi dan Bhabinkamtibmas turun langsung ke lokasi acara untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya Karhutla dan risiko penggunaan api untuk membersihkan lahan.
Kapolsek Tebing Tinggi Kompol Herman Akhiri menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci dalam upaya pencegahan kebakaran. Warga diminta untuk tidak menggunakan api saat membuka atau membersihkan lahan karena dampaknya bisa meluas.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla demi keamanan dan kenyamanan kita bersama," ujar Herman dalam keterangannya, Minggu (18/8).
Pendekatan Budaya untuk Pesan Kamtibmas
Pilihan menggelar sosialisasi lewat lomba gaplek dan kesenian kuda kepang dinilai efektif menjangkau warga di tengah suasana perayaan. Cara ini dianggap lebih mudah diterima dibandingkan pertemuan formal yang kerap dihadiri kalangan terbatas.
Di sela-sela kemeriahan, para personel menyelipkan edukasi mengenai bahaya Karhutla sekaligus pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga juga diberikan pemahaman bahwa kebakaran yang tidak terkendali dapat merusak lingkungan serta mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.
Mengapa Warga Diminta Tak Membakar Lahan?
Praktik membuka lahan dengan cara dibakar masih menjadi penyebab utama kebakaran hutan di Sumatera Selatan. Ketika api tak terkendali, kabut asap akan menyebar luas dan berdampak pada kesehatan warga di sejumlah kabupaten/kota.
Dengan membawa edukasi ini ke tengah kegiatan warga, kepolisian berharap upaya pencegahan dapat dimulai dari tingkat komunitas. Pesan yang disampaikan secara langsung oleh petugas di lapangan diharapkan lebih membekas dibandingkan sekadar imbauan melalui pengeras suara.
Kegiatan ini menjadi contoh pendekatan non-formal yang dilakukan aparat dalam menjaga lingkungan. Warga yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara sekaligus mendengarkan arahan dari petugas yang berkeliling di lokasi.